Dua puluh tahun!

Ah, sebenarnya belum semua berumur 20 tahun.
Ah, sebenarnya saya lupa tahun ini ulang tahun Axivic yang keberapa.
Ah, sebenarnya saya tidak peduli, toh saya sayang kalian, keluarga kedua saya.

Sudah setahun sejak postingan terakhir di blog bersarang laba-laba ini, yang entah kenapa saya merasa di tahun-tahun selanjutnya akan lebih jarang lagi ada postingan yang muncul. Kita sudah punya banyak grup, Axivic. Di Facebook, di Line, di Whatsapp, dan mungkin di tempat-tempat lain yang saya tidak tahu. Entah regional atau keseluruhan, bagi saya Axivic adalah tempat kembali. Saya tidak ingin move on dan memang tidak bisa move on dari kalian.

Hey, sekarang kita berada di penghujung tahun 2013 loh! Rata-rata dari kita sudah berkepala dua. Sudah ada 4 orang yang menikah, 1 orang keponakan, dan 2 calon keponakan yang masih dikandung. Selalu banyak yang terjadi setiap tahunnya di antara kita, Axivic, sampai sulit untuk merangkumnya. But, here I am, berusaha mereview tahun 2013 kita.

Di awal tahun, ada Roadshow 2012 yang diketuai oleh Nanut, yay! Alhamdulillah acaranya sukses berkat kerja keras angkatan kita.
Masih di bulan Januari, ada postingan video Axivic dari Iqbal yang bikin kangen ICS banget :)

Awal Februari, kita dikejutkan oleh undangan mendadak dari Casel! Yes, she is getting married. Axivic ketiga yang menikah :3


Tahun ini cukup banyak selang waktu kosong yang bikin grup Facebook Axivic jadi sepi :(

Eh, ternyata di bulan Mei kita dapat kabar bahagia dari ketua angkatan tercinta, Umi alias Urfa. Setelah dilangkahi 3 orang, yang diterka-terka menikah pertama akhirnya melepaskan masa lajangnya :')

video

Sayangnya, piala bergilir Axivic ini belum bisa dipegang waktu Umi nikah, tapi alhamdulillah udah jadi. Pernikahan selanjutnya udah siap digilir lah ya :p

Ramadhan tahun ini, beberapa dari kita berbuka puasa bersama dan memainkan game kocak yang berbau Axivic. Bisa diakses di sini yaaa. Selamat menonton dan tertawa :))

Nah, yang ini sedikit persembahan buat guru-guru kita tercinta, hasil editan Hasyim.
video

Apa lagi? Apa lagi? Hmm...

Ada ulang tahun Axivic! Yang ke berapa coba?

Terakhir, ga lupa Axivic juga ikut dilibatkan di Komite Badan Pengelola Danna Alumni (BPDA), yang mana ada Nanut dan Fadel sebagai perwakilanya. Mereka rajin banget ke IC loh buat rapat ;p

Ngomong-ngomong soal IC, sekarang Serpong makin ga karuan kondisinya huhuhu. Selain cuaca yang emang panas (kalo musim hujan hampir tiap sore kayak badai), perbaikan jalan yang ga kunjung selesai bikin Serpong tambah berdebu dan macet. Selain itu, gedung asrama IC yang dulu kelihatan dari jalan besar sekarang terutup bangunan lain, sedih kan? Sedih kan?? Soalnya di depan Jalan Cendekia (jalan masuk IC) juga belum ada plang besar buat penanda eksistensi sekolah kita sih...

Ah, apa kabar kalian di region masing-masing? Ditunggu kabar dan cerita kalian.

Love you, Axivic.

Dear Princess Celestia,


    I'm writing this message as Twilight Sparkle and Spike stopped by at my mind.  They asked me to write to you about friendship for an occasion so, here it is.

    Nights I spent in Jakarta a few days after the reset of Mayan calendar really bugs me. It’s hot and cramped, thus forcing me into insomnia state. Usually in Bandung, it takes half or an hour for me to fall asleep, but here, it could take an hour or two. And because the lack of caffeine and my comfy bed, I tend to oversleep. In Bandung, it only takes around three to five hours of sleep a day (sleeping in class not included). But here in Jakarta, I could sleep for over ten or twelve hours straight (minus a few minutes to pray shubuh).

    As the solution, I tried to turn on some music and made a playlist just for the sake of sleeping. Suddenly (well, not THAT sudden), I almost shed my tears as I heard this one song,


originally taken from here

    It's not like that I missed Axivic, it's just that I thought this song were good and I ought to tell you how I love it. I still loves supercell, by the way.

    The point is, friendship is not a status, it's a cycle of interactions we do. It doesn't have to be a two-way interaction either. You don't expect the feedback, you should only care about what you share. Am I sharing a good thing? Is it good enough? Are there better options? When I'm home, only parents care enough to scold you. Siblings won't be that care. And when I'm in the contracted house of male Axivic of ITB, there are my siblings. When I'm in Genshiken's club room, there are friends whom I really loves to interact with. Family interaction and friendship is really different, ain't it?

    Well, Princess, maybe that's it for tonight, and for the gloomiest semester I've ever had. Have a wonderful new year!

Sebagian kecil dari IC,

Ehm,
Sebenarnya draft tulisan ini dah lama banget, tapi baru sempet dipublish sekarang, oke nggak penting
Dan juga, sebenarnya ini cuman postingan teramat nggak penting yang sedikit berkaitan tentang hal kecil di IC, tapi karena habis baca dialog dalam postingan ini dan ini. kok rasanya jadi pas banget momennya untuk mengingat kembali hal kecil di IC.
Kalau menurut sy sendiri, banyak sih hal kecil yang mengingatkan tentang IC banyak banget malah dan salah satunya adalah ini:

Ah.. btw, ada yg bisa menyebutkan hal aneh yang ada di gambar ini?  pic belong to

http://www.facebook.com/UmmuRafieOlshop

Anyway, dulu pas masih di ic, pernah teringat perkataan seseorang yang pernah berkata begini terkait dengan kriuk, "Kriuk itu yah, sebelum masuk IC, nggak pernah tuh liat ada berbagai jajanan dengan merk kriuk, eh kok setelah masuk IC, kriuk mulai "bermunculan" di berbagai tempat, bahkan di deket rumah gw"
Waktu itu sy cuman bisa berasumsi bahwa karena sebelum masuk IC, kita tidak pernah mengasosiaikan brand kriuk dengan hal apapun, bahasa gampangnya, toh sebelumnya kita belum pernah beli kriuk, jadinya kalapun sempet liat di suatu tempat dideket rumah, otak kita akan otomatis tidak terlalu lama menyimpannya dalam memori, dan memilih untuk mengabaikannya. Sama halnya dengan otak kita memilih untuk mengabaikan image hidung kita saat kita melihat kebawah. nah, sekarang pasti baru sadar hidungnya mengganggu pandangan :3

Back to topic~
Nah, berkaitan dengan itu, sekarang (beberapa bulan lalu ed.) kok ya baru sadar, ternyata di supermarket di deket rumah sy pun dah tersedia berbagia macam kriuk, lebih jauh lagi, di pasar tradisional pun ada (-_-)a
Kalau sudah begitu, sedikit demi sedikit memori lama pun pasti muncul kan?
"Ah aku sukanya yang ini, makannya di depan kopinma ama si A" atau
"Aku sebenarnya gak suka yang ini, tapi karena si B suka, aku juga suka" atau
"Sering banget dibeliin yang ini ama si C" atau
"Wahh, kalau yang ini biasa buat makan-makan bareng di livng room" atau
"Ahahaha, yang ini yang suka ditimbun dilemarinya si D"
so sweet? yup, dalam lingkup teman, sahabat dan keluarga (^ ^)

Salam, (^ ^);

ps : buat bay, mungkin karena di Bandung banyak IAIC dan Axivicnya bay? jadi kurang greget kalau ketemu, karena sehari-harinya dah sering berinteraksi, beda mungkin dengan Intim, terutama Surabaya, ngumpul buat mbahas makrab aja syusyahnya minta ampun, gw sendiri jarang bisa dateng :p gampang ngumpul kalo traktiran (=_=)"
Mungkin dengan lo "bertapa" di sekre, interaksi yang berkurang, sisi baiknya akan ada saat-saat dimana lo mulai merindukan temen-temen ic secara alami :D
sisi buruknya?
Yah,jangan kaget kalo tiba2 lo dapet kabar :
"eh si A dah cumlaude aja lohh" 
"si B jadi perwakilan Indonesia buat ajang bergengsi itu lho" 
"Wahh, si C anaknya lucu-lucu yaa?" <-- oke, it's to damn far.








Axivic, sekarang sudah akhir tahun 2012

Berikut peraturan yang harus gue taati sebelum meniup debu-debu di blog ini:
"Sebelum menulis post, mohon perhatikan hal-hal berikut!
- Post-kan hal-hal yang berhubungan dengan axivic atau insan cendekia.

- Boleh mempost-kan kegiatan regional dengan ketentuan format judul "[Axivic nama_region] judul_post" dan diberi tag/label "axivic nama_region"

- Mohon pertimbangkan konten yang anda akan post, apakah bisa dibaca semua kalangan atau hanya tertutup untuk axivic. Jika tertutup, sebaiknya post-kan di grup saja.

- Tuliskan posting terbaik anda, jangan hanya pesan singkat seperti "aah aku kangen axivic, selesai". Di sini anda menulis atas nama blog angkatan.

- Gunakan font dan warna font yang mudah untuk dibaca.

- Admin berhak mengedit atau menghapus post yang tidak sesuai dengan ketentuan di atas

- Hapus pesan ini sebelum menulis post.
--AKHIR DARI PESAN--"
Oke, fine. Setiap tulisan memang harus ada aturannya. Walaupun banyak yang mengatakan bahwa peraturan ada untuk dilanggar, tapi gue mau menaati saja rules diatas. Mengapa? Karena sadar atau tidak, Axivic sudah sangat berpengalaman dalam melewati berbagai macam peraturan hebat di IC. Sebenarnya, gue ingin memosting kalimat singkat seperti "Ich habe dich vermisst, Axivic". Apa daya peraturan poin empat di atas melarang. Yang jelas, sekarang Axivic berumur lebih dari 2 tahun, sudah lama move on dari 2 postingan sebelumnya. Dan tentu saja banyak hal yang telah terjadi dan kita lewati bersama, yang sayangnya tidak dapat diabadikan sepenuhnya di blog--uhuk-uhuk--berdebu ini.

Di tengah-tengah kesibukan kuliah dan tetek bengeknya, gue berusaha sedikit merangkum hal-hal terlewat di tahun 2011, dan hal-hal baru di tahun 2012. Here it is, Axivic, enjoy!

Merayakan Idul Adha bersama dan--mungkin--terakhir kali di IC
Idul Adha ketiga

Studi Kolaboratif bersama ketiga kalinya
Studkol-Bandung

Acara perpisahan untuk Axivic dari Foranza
Moment 13.44

Awal dari masa baru kita, Axivic
Graduation :')

Menjadi beregional, tapi tetap satu
Jatim-intim
Jabodetabek
Joglo-semar
Bandung-dang
Overseas

Keluarga baru Axivic :)
Isnatul Amanah & suami
Resepsi Pernikahan Karimah

Kehilangan satu untuk menumbuhkan seribu
Selamat jalan, bidadari surga
Well, masih banyak banget kebersamaan kita yang belum dirangkum di sini, Axivic. Semoga postingan gue berikutnya bisa melengkapi hari-hari kita di luar IC yaa. Kalau ada yang mau ikut menambahkan boleh banget loh. Semoga walaupun grup facebook Axivic makin sepi dan blog ini tambah berdebu, tapi kekeluargaan kita tetap terjaga. Jadi, siapa yang akan menyusul Isnatul dan Karimah selanjutnya? Biar kita bisa reunian kecil lagi sambil jalan-jalan ;)

Life will never be the same, life is changing--Haddaway



Anyway, ternyata gue melanggar poin terakhir peraturan penulisan loh. Haha.

Kok masih kenal? Iyalah, kami alumni IC!

Ehm,

Sebenarnya pertanyaan ini muncul ketika saya sedang mengunjungi kosan salah satu Kakak Alumni IC (entah tahun berapa, 2006 kalo gak salah ^ ^) namanya Kak Aaf. Oke, bukan beliau yang mau saya bahas disini, yang saya bahas adalah pertanyaan dari anak ibu kos tempat beliau tinggal, masih seumuran sma (okeh ini juga gak penting). ia bertanya

 "Temennya mas Aaf ya, mas?" tanyanya
 "Bukan kok mbak, adek kelas kok," jawab saya
 "Ohh, adek kelas di ITS ya mas?" tanyanya kembali
 "Bukan juga mbak, adek kelas pas aliyah kok, saya sendiri baru lulus tahun ini"
 "Lhoo, kok masih kenal? kan Mas Aaf lulusnya udah lama toh?"
 "Iya sih, hmm, gak tau juga sih mbak, ya pokoknya kenal aja" jawab saya sembali permisi karena Kak Aaf waktu itu sudah pulang dari kantor, dan juga, meninggalkan segurat pertanyaan dalam benak saya.

Nha, yang menggelitik hati saya, apa yang menyebabkan ikatan kita (alumni IC) begitu kuat ketika kita sudah menyebar di masyarakat (honestly, hal itu tidak terasa ketika saya masih menyandang gelar siswa IC, nothing special, we're just friends,) Tapi mau diakui atau tidak, semuanya berubah ketika kita sudah meninggalkan IC, dikit-dikit ingat IC, iya kan? (^_~)

Tapi kalau cuma itu, saya (dan mungkin kita semua) juga merasakannya ketika lulus dari SMP/MTs, tapi efeknya tentu nggak selama ketika meninggalkan IC kan? Yang pasti kita rasakan mungkin, rasa bangga yang menelusup ketika orang tahu bahwa kita ini adalah alumni IC, dan juga, rasa solidaritas yang entah mengapa menjadi sangat tinggi dan terkadang emosional ketika menyinggung tentang IC.

Dan tentunya, kebanggaan kita itu juga harus kita ikuti dengan tanggung jawab, tanggung jawab sebagai alumni IC, bahwa, sampai mati pun kita tetap menyandang nama sebagai alumni IC, karenanya, tentunya sikapnya juga harus dijaga toh, ^ ^)

Harus diiingat juga, ini juga bukan himbauan gerakan sauvinisme (eng : chauvinisme) atas IC loh ya (~_~)'', toh sekolah kita belum yang terbaik (untuk saat ini, ^ ^) ehehehe
dan yang pasti, kita masih harus melestarikan kebanggaan itu kepada adik-adik kelas kita yang sebentar lagi juga kan menyusul kita sebagai alumni, harapannya, semangat solidaritas dan silaturahim kita, nantinya juga tidak terbatas atas nama IC, namun juga atas nama Indonesia dan atas nama Islam. iya kan?

Salam, (^ ^);

Seniors!

Gak kerasa Axivic Lunarismosinerati udah berumur 2 tahun. Artinya kita udah kelas XII, which would be our last year together. Sedih? Nggak juga, we have bonded since we've met, right? So, maksud tulisan gue disini apa? Yah, terkadang gue bisa serius juga (which is sucks, karena gue benci harus bersikap serius). Okay, let's start immediately.

Refleksikan 2 tahun kebelakang. Senang, sedih, campur aduk. Kita ngelewatin semuanya sama-sama. Dari awalnya kita nggak kenal, ngelompok, gak sukaan, sekarang jadi solid, nyatu, bahkan coupled. The last thing was the thing that could bring us up or down. Up karena banyak yang termotivasi akibat statusnya yang telah di-update, down karena status yang telah di-update ini lah mereka kena masalah. Ujung-ujungnya angkatan deh yang kena. I can't blame you all guys, 'cause love just struck, right? I felt that too. Kita juga udah ngelewatin berbagai peristiwa, yang baik ataupun yang kurang baik, bersama-sama.  Inget kan saat-saat kita harus pisah ama temen-temen kita, saat sebagian dari kita harus nerima hukuman atas nama angkatan, dan yang masih hot, sebuah "festival tahun baru" yang bikin Axivic cowok membersihkan kampus MAN Insan Cendekia Serpong kita tercinta. Dan inget juga kan, saat kita bikin acara garden party bareng, saat-saat ber-sok-asik ria dengan adik-adik kelas pas acara ultah Axivic, atau juga saat kita menyambut temen-temen kita yang berjuang dan berprestasi di kompetisi nasional dan internasional.

Yang kedua, gue berharap Axivic bisa memberikan contoh yang terbaik bagi adik-adik kelas, terutama angkatan 16, which is angkatan genap, yang biasanya tiap angkatan genap ato ganjil memiliki ikatan tersendiri melalui graduation event, yang telah kita persembahkan kepada Civeramoz pada tahun 2009 yang bernama Unlimited. Gue yakin angkatan 16 bisa memberikan kita yang lebih baik daripada kita kepada Civeramoz. Kalo waktu itu 13 cowok gila dari Axivic meranin SuJu dan dilemparin gelas, saatnya angkatan 16 mempersembahkan 9 orang edannya untuk meranin SNSD. Niscaya gue lempar bunga mawar buat mereka.

Third, our next move. Udah kepikiran jalan berikutnya yang bakal kalian tempuh? Bukan, bukan intensif, bukan lulus UAN, tapi dimana kalian melanjutkan studi, universitas apa, bahkan fakultas apa. Ini yang paling pengen gue tahu. Mungkin kalo ada kesempatan gue bakal nyariin kain 2x2 meter buat kita tulisin tujuan kita berikutnya dan kita pampang di GSG, ato mungkin pas graduation event kita. As for me, gue pengen lanjutin kuliah di STEI ITB, informatika tentunya. Kalo ga dapet, ya gue bakal adu nasib ke Jepang, lewat Monbusho. Kalo nggak? Mungkin nasib gue bakal sama kayak kak Halida, ga kuliah. Sebagian dari kalian mungkin ga cuma memiliki perbedaan universitas ato bahkan jurusan, tapi perbedaan way of life. Gue tau mungkin ada diantara kalian yang kepikiran untuk kawin abis lulus dari IC. Ato mungkin buka rental PS? Distro mungkin? Who knows. Yang penting kita pertimbangin masa depan kita sebaik mungkin, karena yang jalanin masa depan lo adalah lo sendiri.

Terakhir, proyek angkatan. Yang ada di depan mata sekarang adalah buku tahunan. I hope you guys contribute for our own generation. Seperti gue yang mencoba bikin game melalui kolaborasi dengan Faiz dan Teguh. Gue tau kalian pengen ninggalin jejak di angkatan tercinta ini. So be creative. I know you guys could figure out something. FYI, buku tahunan ini mungkin proyek terakhir kita di IC, tapi gue harap angkatan kita masih terus berproyek setelah jadi alumni. Gue tau udah banyak ide-ide yang bermunculan dari anak-anak, misalnya AWO, atau yang mau bikin sekolah, ataupun yang mau bikin organisasi amal. Gue harap kita bener-bener serius untuk membangunnya saat kita udah alumni nanti.

Ok, mungkin cukup sampe sini aja pesan gue yang ribet ini. Gue sendiri ga tau kenapa gue lagi gak mood ngelawak, eh, malah nulis sesuatu yang serius and good-for-nothing kayak gini, 'cause I know that you guys have thought about it, long before I posted this. Gue harap khusnudzon gue membawa berkah. Amin.

Ah iya, gue punya dua quote yang cukup bagus, semoga kalian terinspirasi.

Great minds discuss ideas. Average minds discuss events. Small minds discuss people.


Those who are crazy enough to think that they could change the world, are the ones who do.

Axivic's Yearbook Project!


Axivic Yearbook's Crew A.K.A Amplas Gemas


General Chief: Ayie Muharrizk Abilaksana

1st Secretary
: M. Adib
2nd Secretary: Hanifah Rahmani

1st Treasurer: Oldi Caesario
2nd Treasurer: Fathiyah

Conceptual Chief: Ekta Ahmad Satria
   Creative Team Coordinator: Eva Afifah
   Layouter Coordinator: Faiz Ilham M.
   Editor Coordinator: Nirmala Fauzia

Operational Chief: Annisa Istighfari
   Photographer Coordinator: Abdul Rochman Supriyanto
   Reporter Coordinator: Disi Riwanda Rabbani
   Public Relation Coordinator: A. Asyraf Fauzan

ada yang ingin mendaftar jadi panitia? silakan menghubungi orang-orang di atas (misal: pengen jadi humas, hubungi fauzan). Syarat dan ketentuannya mudah:
- anak Axivic
- mau dan bisa komitmen buat kerja

Atau punya masukan dan ide buat BT Axivic? bisa ngomong aja ke orang-orang di atas, atau komen di posting ini atau juga post-kan masukan & ide anda di thread berikut.